Ugrás a tartalomra
I Gede által kiadott Privát szoba, ház
2 vendég1 hálószoba1 ágy1 fürdőszoba
Tiszta és rendezett
2 nemrég itt megszállt vendég mondta azt, hogy a hely ragyogóan tiszta volt.
Pezsgőfürdő
Ez a hely ezen a területen azon kevés helyeknek egyike, amely biztosítja ezt a szolgáltatást.
Kiemelkedő vendéglátás
A nemrég nála megszállt 5 vendég szerint I Gede kiemelkedő vendéglátást nyújt.
Putra'Lebah Amed a small locally owned and family with Room with private balconies ,Ac. which is a great fishing, hiking ,diving and snorkeling spot.
fast Boat tickets to the neighboring islands like Gili Trawangan, Gili Meno and Gili Air.

Jellemzők

Fűtés
Pezsgőfürdő
Reggeli
Légkondicionálás
Laptopbarát munkaterület
Vállfák
Nem érhető el: Szén-monoxid-érzékelő
Nem érhető el: Füstérzékelő

Érkezés dátumának kiválasztása

A pontos ár megtekintéséhez add meg az utazás dátumait
Érkezés
Dátum hozzáadása
Távozás
Dátum hozzáadása

4,50 csillag az 5-ből 18 vélemény alapján
4,50 (18 vélemény)

Tisztaság
Valósághűség
Kommunikáció
Hely
Érkezés
Ár-érték arány

Elhelyezkedés

Karangasem Regency, Bali, Indonézia

Házigazda: I Gede

Csatlakozás időpontja: 2016. január
  • 24 vélemény
  • Személyazonosság igazolva
English language Putra'Lebah Amed Guest House was founded by someone whose come from the poorest child in his village (Br.Lebah, Purwakerti, Amed) Putra’Lebah Amed is owned and managed by Mr. I Gede Suda, a local Balinese and his family. Even thought his family was poor but he has a big spirit to change the life of his family. He admit that the knowledge and education are very important things for the better future. He really want to go to school but he and his family does not have enough money to pay the school fees. Then, He and his family work hard to make his dream come true. He worked as a housemaid, car washer and he was working during the school holiday in the rice mill pabric. Finally, by working so hard he could finish his high school education in ,After he finished his study he has dream to build his own company and at the first he decided to move to the capital city of Bali called Denpasar. In this city he was working as a housemaid as well. While working as a housemaid he also learn foreigner languages such as English and Japanese in one courses in Denpasar. He finished his course and start working in the diving company. In this company he learned a lot of things, he also could practice his language skill with some foreigners people. After worked in the diving company without any improvement salary made him want to build his own company. He started to save his money from his salary little by little to buy materials wake and etc. And then, just less than five years he could make his dream come true. “We have to start it now” is a favorite sentence that he always says. Family business that he had is like “bees and honey”, the bees have to work hard looking for flower essence to produce honey. The honey that they produce is really helpful to everyone. Putara'Lebah Amed also a business that really helpful. Because of this, he could change his life and he also could share it to all of his family. The things that he really proud of is he build this business by spirit and he never give up to make it come true. Indonesia language Putra'Lebah Amed Guest House dirintis berawal dari sebuah Mimpi dan Cita - cita ,Saya di lahirkan dari keluarga paling Miskin di Kampung saya yaitu Br. Lebah kel.Purwakerti desa Culik .tetapi saya mempunyai semangat untuk merubah diri saya sendiri dan keluarga yang lebih baik yaitu dengan bersekolah untuk mendapatkan pendidikan, Karena saya sadar Pendidikan adalah Modal dasar untuk merubah keadaan demi suatu perubahan yang lebih baik.Untuk mendapatkan biaya sekolah keluarga dan saya harus bekerja keras pantang menyerah supaya tamat sekolah ,Biaya sekolah selain saya dapatkan dari kerja keras orang tua ,Saya ikut mencari biaya sekolah dengan menjadi pembantu rumah tangga, Tukang pel mobil angkot dan bekerja di saat liburan semesteran di pabrik penggilingan beras ,karena saya sadar tanpa pendidikan dan pengalaman dalam hidup saya tidak akan bisa apa- apa untuk merubah dan meraih mimpi tanpa Keja keras ,semangat dan penuh harapan dan cita -cita untuk merubah kehidupan yang lebih baik,Akhirnya saya bisa tamat sekolah menengah Atas .Setelah saya tamat sekolah saya punya impian yaitu ingin punya usaha sendiri supaya bisa merubah kehidupan keluarga menjadi yang lebih baik dari apa yang saya alami sebelumnya, Setelah saya tamat sekolah menengah Atas Ahirnya saya memutuskan pergi ke kota yaitu Denpasar di kota ini saya juga sebagai Pembantu rumah tangga sambil Saya sekolah yaitu belajar Bahasa Ingris dan Jepang ,kemudian ketika saya tamat saya bekerja di perusahan Diving ,Darisini lah saya belajar kehidupan dan bergaul dengan orang Asing ,Idea dan keinginan membuat suatu usaha ahirnya muncul ketika saya bekerja dengan pengasilan tanpa perubahan yang nyata selalu jalan di tempat dari bulan kebulan dengan gaji yang sama ,Urunan dari saudara dan orang tua dan sisa Gaji dari biaya hidup di perantauan yang saya dapatkan saya sisipkan sedikit demi sedikit,untuk membeli bahan Bangunan dan lain - lainnya,Selama kurang lebih 5 tahun lamanya, Ahirnya cita2 saya tercapai.Tetapi belum se sempurna seperti yang saya harapkan ,Hanya bermodalkan Semangat ,Konsekuensi dan Cita-cita akhirnya impian saya bisa terwujud seperti sekarang ini,perjuangan pantang menyerah adalah modal dasar untuk meraih suatu impian,Kalau bukan kita yang memulai suatu perubahan siapa lagi,....Kalau tidak dimulai dari sekarang kapan lagi,..... Usaha keluarga yang saya miliki sekarang ibaratnya seperti "Lebah dan Madu "Perjuangan Lebah dari mencari sari - sari bunga-bungaan sampai dia menghasilkan Madu, Setelah Madu yang dihasilkannya ,madu itu sangat bermanfaat Bagi kehidupan manusia ,Begitu pula @Putara'Lebah Amed Guest House ,Dengan usaha keluarga ini saya bisa berubah dan berbagi kepada semua keluarga Kami.dan banyak teman dari berbagai negara Yang kami banggakan : Modal Semangat ,Konsekuen meraih cita2 / Mimpi lebih nikmat,bermakna dan pembelajaran buat generasi penerus keluarga Kami ,sebagai sebuah cerita untuk anak cucu keluarga kami di kemudian hari.
English language Putra'Lebah Amed Guest House was founded by someone whose come from the poorest child in his village (Br.Lebah, Purwakerti, Amed) Putra’Lebah Amed is owned and man…
  • Válaszadási arány: 50%
  • Válaszadási idő: egy napon belül
A fizetésed védelme érdekében soha ne utalj pénzt és ne kommunikálj az Airbnb webhelyén vagy appján kívül.

Tudnivalók

Házirend
Érkezés: 13:00 után
Távozás: 12:00
Háziállatot nem lehet hozni
A dohányzás engedélyezett
Biztonság és ingatlan
A házigazda nem jelezte, hogy van-e szén-monoxid-érzékelő További információ
A házigazda nem jelezte, hogy van-e füstérzékelő További információ

Ismerj meg más lehetőségeket is Karangasem Regency területén vagy annak közelében

További szálláshelyek Karangasem Regency városában: